Plis Deh So Gaul So Keren: Let Hang Out Begaul Dewasa Aman

Bikin Video Klip Sendiri!

Google
 

Writing by on Thursday, 22 of June , 2006 at 7:24 am

"Random Healthcare Tutorial from Wikipedia"

glamourous-women-shoe-wallpaper-800x600.jpg

 

Belia tentu enggak asing lagi, dong, sama yang namanya video klip (vidklip). Setiap hari video-vidklip dari penyanyi atau grup musik terbaru di MTV Indonesia, bisa kita lihat. Seringkali, waktu dengerin sebuah lagu, kebayang gimana klipnya memvisualisasikan lagu itu. Apalagi jika modelnya dibintangi idola Belia. Atau, vidklipnya secara visual beda dari yang lain. Pasti enggak bakalan mudah dilupain….

Banyak kisah menarik kalau Belia simak proses pembuatannya. Dengan berkembangnya teknologi sofware komputer, sekarang vidklip bukan lagi monopoli sutradara atau klip maker seperti Dimas Djayadiningrat atau Rizal Mantovani. Belia juga bisa bikin vidklip sendiri dengan modal handycam dan komputer rumah. Sebelum ngomong lebih jauh soal prosesnya, belia ajak melacak jejak vidklip dari sejarah perkembangannya dulu, ya…

Ensiklopedia online wikipedia.com menulis, karya Sergei Einstein di tahun 1938 lewat film Alexander Nevsky, disebut-sebut sebagai vidklip yang pertama kali dibuat. Dengan bantuan penata gerak, Sergei Prokofiev, lahir standar acuan pembuatan musik video yang berlaku pada waktu itu. Namun, embrio kemunculan vidklip ini, sebenernya udah dari tahun 1911, ketika Alexander Scriabin menuliskan simfoninya Prometheus: “Poem of Fire”. Berlanjut di tahun 1920-an, Oskar Fischinger menggarap film animasi yang menampilkan musik orkestra di dalamnya. Karya Oskar ini kemudian disebut sebagai “visual music”. Terus berkembang, ketika tahun 1930-an muncul film-film animasi musiknya diisi oleh musik-musik yang sedang populer saat itu.

“Soundies” merupakan film satu lagu yang dibuat tahun 1940 dan muncul sebelum Walt Disney membuat Fantasia–film animasi berdasarkan beberapa komposisi klasik. Belia jangan bayangin film animasinya udah sekeren sekarang. Tahun 1940, tentunya teknologi animasi masih sangat sederhana dan dibikin tangan, belum menggunakan komputer dan efek-efek canggih.

Munculnya pesawat dan jaringan televisi di tahun 1950-an, memacu perkembangan vidklip sebagai salah satu program tayangan. Tak kurang dari Tony Bennett, Little Richard, The Beatles, The Doors merupakan musisi dan band legendaris yang memanfaatkan vidklip di awal perkembangannya.

Seiiring dengan perkembangan teknologi audio visual, terutama teknologi video rekam dan editing melahirkan banyak eksplorasi baru dalam penggarapan video musik. Perkembangan musik di era 80-an yang dikenal dengan sebutan new wave, melahirkan semangat Do It Your Self (DIY) dalam penggarapan video musiknya. Semangat dikerjain sendiri ini, buat band-band new wave, bisa menghemat biaya promosi lagu-lagu mereka menjadi sangat murah. Caranya, gabungin pemakaian kamera film 35 mm yang biasa dipake buat bikin film dan kamera video rekam rumahan.

Tahun 1981, MTV lahir dan jadi merupakan saluran musik 24 jam. Makanya, di pertengahan tahun 80-an (mungkin banyak juga dari Belia yang belon lahir), udah jadi keharusan, ketika penyanyi atau band mengeluarkan single terbaru, berarti juga harus ngeluarin vidklip terbaru. Mereka saling berlomba bikin vidklip sebagus mungkin dengan efek-efek canggih pada jamannya untuk promosi secara luas. Kalo Belia kebeneran nonton vidklip Michael Jackson yang judulnya “Thriller” di klasik MTV, untuk zamannya, vidklip yang dirilis pertama kali tahun 1984 adalah vidklip pertama yang menggunakan konsep film pendek dengan durasi 13 menit. Di video itu Michael Jackson menggabungkan tarian, spesial efek dan plot cerita layaknya sebuah film.

Perkembangan teknologi audio visual dan jaringan televisi yang semakin mendunia, bikin teknologi penggarapan video musik makin canggih sekaligus makin mudah. Makin canggih iya, tapi makin mudah? Mmm… bener gitu?

***

“Video klip itu cukup ideal untuk lu belajar segala macem. Lu bisa belajar camera, lighting, editing, karena vidklip itu hasilnya relatif pendek, enggak kaya film, kalo lu udah menguasai semuanya, lu bisa ngembangin ke yang laen. Bikin film misalnya,” jelas Edy Susanto a.k.a Khemod. Bersama empat orang lainnya; Pumpung, Pundjung, Xonad, Moro, Khemod mendirikan Cerahati video production.

***

Cerahati sendiri sampai saat ini udah memproduksi enam puluh vidklip. Banyak di antaranya yang Belia pasti udah pernah liat. Salah satunya vidklip Mocca “Me and My Boyfriend” yang sempat juara sebagai Best Video di MTV Indonesia Video Music Awards 2003.

Ketika pertama kali muncul, banyak orang “surprise” karena video ini beda dari yang laen. Kalo Belia dulu waktu di SD pernah dapet tugas kolase di pelajaran seni rupa, nah video ini juga dibikin dengan cara seperti itu. Kumpulin sebanyak mungkin gambar, dipotong-potong, trus ditempel dan digabung jadi satu.

Khemod bilang, penggarapan vidklip Mocca bisa jadi contoh penggarapan video berkonsep DIY, karena biaya yang dikeluarkan relatif enggak banyak, dan enggak perlu repot shooting. Belia cuma butuh stok gambar sebanyak mungkin, karena dalam 1 detik ada 25 frame yang harus digarap. Jadi kebayang enggak tuh, kalo lagunya 5 menit Belia harus punya 7.500 frame. Buset dah….

Jangan pikirin repotnya dulu. Ada ribuan cara yang bisa Belia lakukan kalo Belia pengen mulai coba-coba bikin vidklip sendiri. Belia bisa pake cara yang paling gampang, seperti penggarapan vidklip Mocca, atau yang paling susah yang biasanya digarap di tempat terbuka (outdoor).

“Di tempat terbuka yang paling sulit, lu enggak pernah bisa prediksiin cuaca akan seperti apa. Bisa aja dari panas tiba-tiba ujan. Biar aman lu perlu sewa pawang ujan kalo mau shooting di outdoor,” papar Khemod dan teman-temannya yang pernah ngerasain repotnya shooting outdoor. Makanya Cerahati lebih banyak bikin vidklip di dalam ruangan. “Di dalam ruangan, lu bisa meng-create suasana. Bikin setting sendiri, pencahayaannya mau gimana, settingnya kaya gimana. Emang lebih ribet sih dan biasanya biayanya lebih tinggi,” tambah Khemod yang juga drummer Seringai ini.

Desember mendatang, Cerahati bakalan bikin seminar dan workshop vidklip. Buat Belia yang tertarik belajar, bisa ikutan. “Pokoknya lu bakalan ngerasain gimana nemu ide yang bandnya juga suka, deal bareng record label, shooting sampe editing,” Khemod menjelaskan. Rencananya hasil workshopnya nanti bakal dirilis dalam bentuk kompilasi video dan pemutaran yang bisa ditonton banyak orang. Yang menarik di workshop ini band-band beken terlibat, lho. Sebut aja Serieus, Netral, Mocca, Ten2Five, Club 80’s, dan The Upstairs. Asyik banget, kan?

Satu hal yang paling penting, kalo Belia emang punya ide dan gagasan untuk bikin vidklip, jangan biarin ide kamu berenti di komputer aja. Realisasiin biar jadi nyata. Alat bukan halangan. Camera canggih bukan jaminan untuk menghasilkan vidklip yang baik, kok. Yang penting tindakan nyata untuk mulai mewujudkan ide yang ada di kepala Belia. Cari temen-temen yang bisa mendukung gagasan Belia. Selalu ada jalan kok buat Belia yang mau berusaha. Selamat mencoba ya!***

Tarlen
vitarlenology@yahoo.com

Leave a comment

Category: Remaja ABG

No Comments

No comments yet.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Random Life Quotes

Plis Deh So Gaul So Keren community usually refers to a group of people who interact and share certain things as a group. Our articles focuses on human communities, in which intent, belief, resources, preferences, needs, risks and a number of other conditions may be present and common.