Plis Deh So Gaul So Keren: Let Hang Out Begaul Dewasa Aman

Groupie, (bukan) Sebuah Pilihan

Google
 

Writing by on Thursday, 22 of June , 2006 at 7:30 am

"Random Healthcare Tutorial from Wikipedia"

ei-handsome.jpg

Pernah enggak, Belia merasa sangat mengidolakan sebuah grup band, selebriti, atau bahkan seseorang yang biasa sekalipun? belia yakin deh, beberapa di antara yang baca tulisan ini mengangguk setuju, dan yang lain baru ngaku dalam hatinya aja. Hehe, sangat manusiawi-lah, punya satu sosok idola. Tapi semanusiawi apa sih, menggemari, atau mengidolakan mereka?.

Belia pengen banget ngasih masukan buat kamu nih, biar enggak terlalu mengidolakan sang pujaan. Biar sesuai dengan porsinya dan enggak berlebihan. Beberapa hari lalu, saat belia surfing di internet, ada beberapa hal menarik tentang groupies. Pernah denger? Groupies menurut online dictionary berarti sekelompok fans yang sangat antusias, dan biasanya terdiri atas cewek-cewek. Saking antusiasnya, groupie ini sampai rela ngikutin ke mana pun sang bintang pergi. Lagi, disebutkan kalau bintang pujaan ini adalah seorang rock star.

Sedangkan pengertian groupies menurut wikipedia adalah seorang fans yang sangat terobsesi pada selebriti, khususnya rock star, sampai mendekati level fanatik. See, dari pengertiannya aja, Belia udah bisa bandingin, level ngefans-nya groupie dengan level yang Belia rasakan. Yuk, kenalan lebih jauh dengan groupie, supaya Belia bisa pilih. Kepengen disebut groupie beneran, atau enggak mau disebut groupie…

Pernah nonton film Almost Famous? Kate Hudson memainkan tokoh groupie cewek di sana. Dia ikut ke mana pun Still Water “rock band yang diceritakan di film itu” pergi. Masuk ke backstage, dan ikut ke hampir semua kegiatan rock band itu. Pas banget kan, sama arti groupie.

Contoh groupie lainnya adalah Lisa Moorish, yang sampai punya anak dari vokalis Oasis, Liam Gallagher. Diberitakan juga, Lisa ini menerima donasi yang cukup besar setiap bulannya dari Liam untuk menghidupi anaknya. Groupie emang sebagian besar didominasi oleh kaum cewek. Cewek-cewek groupie ini biasanya rela untuk sampai melakukan hubungan seksual dengan sang idola. Kendati hanya sedikit yang sampai rela melakukan hal tersebut, anggapan umum tentang rock ‘n roll groupies ini terus berlanjut sampai sekarang.

Groupies memang dikenal penuh trik. Mereka bisa tau di mana artis idolanya menginap. Bisa menembus panitia sebuah kegiatan hingga akhirnya bisa ada di area backstage. Banyak cara yang mereka tempuh. Tapi, biasanya karena groupies itu orangnya itu-itu saja, mereka banyak belajar soal mencari informasi.

Misalnya, groupies Superman Is Dead (SID), seperti yang belia kutip dari majalah Trax edisi Februari 2005, untuk tau di mana SID menginap selama konser, mereka akan menunggu di hotel tempat SID menginap waktu konser di kota itu. Menunggulah mereka. Dan kalau ada orang yang memakai kaus dengan atribut khas, maka mereka bisa yakin kalau SID menginap di sana.

Di Indonesia, sebutan groupie untuk seorang die hard fans emang masih jarang terdengar. Apalagi yang sampai seperti groupie di luar, yang rela melakukan hubungan seks dengan rock star. Dalam majalah Trax, Abdee –salah seorang personel Slank– bilang kalau di Indonesia, enggak ada yang namanya groupies. Ini disebabkan oleh budaya Indonesia masih jauh berbeda dengan Amerika.

Di Indonesia, sang die hard fans paling-paling hanya sebatas ingin mendapat perhatian dari sang idola. It’s all about pride. Punya kenalan atau teman yang menjadi idola banyak orang, mau tidak mau bakal naikin gengsi. Mungkin hal ini juga yang dipengenin sama Belia yang ngefans banget sama musisi atau selebriti lokal. Alhasil, sang die hard fans ini, enggak sedikit yang berhasil berteman akrab dengan sang idola.

Udah enggak asing lagi kalau groupie di luar sana diidentikkan dengan tiga “lingkaran setan”: sex, drugs, and rock ‘n roll. Pamela Des Barres, seorang groupie legendaris, bahkan sampai menulis sebuah buku yang berisi “pengakuannya” selama menjadi seorang groupie. Sejumlah rock star seperti Mick Jagger, Jim Morrison, Jimmy Page, dan masih banyak nama lainnya, pernah terkena “jeratannya”.

Tapi, tengok apa yang terjadi di Indonesia. Reality show yang pernah tayang di sebuah televisi swasta, Mimpi Kali Yee…, justru menggambarkan keharuan yang amat sangat ketika seorang die hard fans bertemu dengan sang idola. Bahkan, beberapa di antara mereka justru malah jatuh pingsan pada saat bertemu dengan idolanya.

Berbeda dengan die hard fans (atau boleh disebut groupie) di luar negeri, yang justru memanfaatkan kesempatan ketemu dengan sang idola. Misalnya untuk bisa ngobrol sepuasnya, hang out bareng, sampai yang enggak boleh ditiru, having sex dengan mereka, hehehe.

Sosok die hard fans yang ditampilkan di reality show tesebut, kebanyakan emang berasal dari kalangan menegah ke bawah. Enggak cukup mampu untuk membeli tiket konser dan ngikutin ke mana pun sang idola pergi. Makanya, sekali mereka didatengin oleh sang idola, yang ada malah ngelepek jatuh pingsan. Beda dengan groupie luar yang sampai rela ngeluarin banyak uang untuk beli tiket konser, ngejar ke kota, bahkan ke negara lain yang dikunjungi sebuah band untuk konser. Itu belum termasuk sewa kamar di hotel yang sama dengan sang pujaan menginap.

Well, mengidolakan seorang selebriti atau grup band, emang butuh pengorbanan. Pengorbanan ini, banyak banget bentuknya. Mulai dari waktu, uang, tubuh, bahkan sampai nyawa. Seharusnya, enggak perlu sampai begitu, kan? Beli kaset or CD-nya, nonton gigs mereka di kota Belia, or ngoleksi poster, pin, atau t-shirt-nya, udah cukup dikategorikan sebagai fans. Being groupie or die hard fans it’s not a crime. Get real, milih jadi fans yang biasa-biasa aja, enggak rugi juga, koq! ***

tisha_belia@yahoo.com

Leave a comment

Category: Remaja ABG

No Comments

No comments yet.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Random Life Quotes

Plis Deh So Gaul So Keren community usually refers to a group of people who interact and share certain things as a group. Our articles focuses on human communities, in which intent, belief, resources, preferences, needs, risks and a number of other conditions may be present and common.