Plis Deh So Gaul So Keren: Let Hang Out Begaul Dewasa Aman

Ngga Bareng Lagi

Google
 

Writing by on Tuesday, 23 of May , 2006 at 5:59 pm

"Random Healthcare Tutorial from Wikipedia"

dempsey.jpg 

Sesungguhnya ngga ada yang kekal di dunia yang fana ini. Setiap kali ada pertemuan, kita harus siap dengan perpisahan. Hal yang kita udah tau, tapi seringkali susah buat dipraktekin & nerima dengan lapang hati. Kebanyakan dari kita memang ngga siap dengan yang namanya perpisahan. Apalagi kalo masih sayang banget. Yang ada begitu orang yang kita sayangi ngga ada lagi di sisi kita, bawaannya sedih terus, kecewa, frustrasi.

Saat ditinggal

Saat doi “menghilang,” entah karena putus, doi harus tinggal di tempat yang jauh (yang sulit untuk nerusin hubungan), atau yang umumnya paling dahsyat sedihnya & bikin kita garuk-garuk tanah, tugas doi di dunia dianggap selesai & dipanggil pulang oleh Yang Maha Kuasa, kehilangan itu pasti membawa perbedaan. Doi yang biasanya selalu ada dekat kita, ngasih perhatian, jadi tempat curhat, bikin kita tertawa… tiba-tiba ngga ada lagi, ngga bisa lagi diajak ketemu sewaktu-waktu.

Saat ini memang paling berat. Semua hal rasanya mengingatkan kita pada doi. Pergi ke mana aja, rasanya doi selalu ngikutin. Apalagi ke tempat-tempat yang biasa kita kunjungi bareng doi. Ngga ada lagi orang yang bisa kita ajak berbagi.

Merasa sedih berat seperti ini merupakan sesuatu yang wajar. Yang penting adalah kita mengakui, dan memberikan waktu buat hati kita untuk bersedih.

  • Nangis aja, kalo pengen nangis. Biarkan doi jadi kenangan dari waktu yang udah lalu.
  • Singkirin foto-foto, barang-barang, atau apa pun yang mengingatkan kita pada doi.
  • Hindari tempat-tempat favorit yang berkesan sewaktu masih bareng sama doi, buat sementara waktu.
  • Fokus sama kegiatan atau hal-hal yang kita suka dan bikin hepi. Makin seru kegiatannya, makin seru ngerjainnya, kita bakal makin mudah untuk ngelupain kesedihan kita.
  • Inget sama masa depan. Tekad ini mesti ada di hati. Masa lalu adalah masa lalu, sementara kita masih punya masa depan yang harus lebih baik. Dengan begini, meskipun kita masih ngeliat doi wira-wiri di depan kita (bahkan sama pacar barunya sekalipun), kita ngga akan terpengaruh.
  • Kita ngga sendiri. Percaya deh, kita bukan orang pertama yang ditinggal, kita bukan satu-satunya yang ngerasain hal yang berat ini. Ada banyak banget dan hampir setiap orang akan dan pernah bersedih gara-gara kehilangan orang yang dicintainya. So, kita punya banyak temen yang senasib.
  • Satu hal yang utama, kita ngga boleh lupa untuk selalu mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa, mohon ampun, kekuatan, dan pertolongan. Karena toh segala pertolongan dan perlindungan adalah atas izin-Nya.

Saat tersadar

Kesedihan memang membutuhkan waktu untuk mengendap, sebelum akhirnya kita tersadar, dan syukur-syukur kalo bisa ngambil hikmahnya. Dan ketika saat itu datang, bisa saja kita akan nemuin hal-hal yang rasanya udah lama kita tinggalkan. Misalnya udah lama ngga ngumpul/jalan-jalan sama keluarga atau temen-temen, udah lama kita ngga bongkar komputer/mobil, beresin kamar, merhatiin binatang kesayangan, dllsb.

Untuk sampai ke tahap sadar ini memang perlu waktu beda-beda tiap orang, tergantung kesiapan dan adaptasi kita terhadap rasa kehilangan itu. Ada yang butuh waktu seminggu, bulanan, tahunan, atau malah ada juga yang “ngga terganggu” sama sekali. Yang jelas, berlama-lama larut dalam kesedihan ngga pernah ada untungnya. Jadi saat ditinggal, kita harus benar-benar niat untuk tersadar dan keluar dari kesedihan kita. Segalanya mungkin memang ngga akan sama lagi, tapi toh dunia masih terus berputar. Jadi jangan larut terlalu lama dalam kesedihan, oke!

Renungan

Manusia tidak akan pernah mampu mengatasi setiap masalah, mencegah setiap bencana, menaklukan setiap derita dengan kekuatannya sendiri, sebab manusia adalah mahluk yang sangat lemah.

Menyerahkan semua urusan kepada Allah, bertawakal kepada-Nya, percaya sepenuhnya terhadap janji-janji-Nya, ikhlas dengan apa yang dikehendaki-Nya, berbaik sangka kepada-Nya, dan menunggu dengan sabar pertolongan dari-Nya merupakan buah keimanan yang paling agung dan sifat paling mulia dari seorang hamba-Nya.

Ketika kita tenang dan yakin bahwa apa yang terjadi dan akan terjadi itu baik bagi kita, dan kita menggantungkan setiap permasalahan hanya kepada Allah, maka kita akan mendapatkan pengawasan, perlindungan, pencukupan, serta pertolongan dari Allah Maha Bijak lagi Maha Mengetahui.

BeruangMadhu

Leave a comment

Category: Remaja ABG

No Comments

No comments yet.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Random Life Quotes

Plis Deh So Gaul So Keren community usually refers to a group of people who interact and share certain things as a group. Our articles focuses on human communities, in which intent, belief, resources, preferences, needs, risks and a number of other conditions may be present and common.